Catatan Pribadi

Tuhan Mati Dibully

Mas Halfi – Tak perlu berurusan dengan aneka pemikiran filsafat besar. Juga tak perlu berurusan dengan para tokoh radikal yang kekiri-kirian. Kenyataannya, Tuhan mati. Bahkan sebelum Tuhan mati, di-bully melalui bermacam-macam tindakan demi pembenaran. Masyarakat telah secara perlahan membunuh Tuhan demi alasan bertahan hidup.

Teori ‘causa-prima’ bagi para pembunuh Tuhan adalah omong kosong. Pencerahan hanyalah selemah-lemahnya jalan hidup. Dan hidup pun semakin menunjukkan spirit kebendaan serta memuja kenikmatan. Kehadiran Tuhan disepelekan dan tidak penting lagi. Kita berada di era ‘pasca-Tuhan’.

Tuhan hanya milik kaum lemah yang pekerjaannya menengadah. Faktanya, kompetisi dan cara bertahan hidup masyarakat kini sangat jauh meninggalkan nilai Ketuhanan. Sumpah palsu marak di mana-mana demi kepentingan sesaat, aksi kriminal menjadi jalan memuluskan keinginan, hingga menghilangkan nyawa adalah hal biasa.

Barangkali, Alquran setara dengan dongeng-dongeng Hans Christian Andersen yang cukup dibaca sebagai pengantar tidur. Manusia modern semakin tenggelam dalam euforia teknologi-informasi yang menguras energi. Siapa yang sigap mematikan lawan, cepat mengambil kesempatan, dan mematikan rasa kasih sayang, pasti menjadi pemenang.

Dalam situasi demikian, kaum agamawan hanya menjadi minoritas. Masyarakat tidak lagi membutuhkan agama karena logika kebendaan lebih utama. Akibatnya, wajar jika ceramah-ceramah agama sepi peminat, tokoh-tokoh agama semakin terpencil dari hiruk pikuk zaman baru (baca: zaman pasca Tuhan).

Benar dan salah semakin tak berbeda. Etika dan norma hanya menjadi pajangan di rak-rak usang. Ajaran-ajaran dalam agama telah menjadi klausul yang patut dilestarikan bukan diamalkan dalam keseharian.

Telah menjadi kenyataan, agama dijadikan permainan bahkan dikomoditifikasi untuk mengeruk keuntungan. Tak ketinggalan, Tuhan dijadikan tameng juga alasan untuk memuluskan jalan.

Masih adakah alasan untuk menengok Tuhan? Jika demikian, bersiaplah menjadi minoritas.

Tags
Show More

Mas Halfi

100% Kediri. Ingin meminang Gadis Kediri. Kini sedang meniti karir di Ibukota

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close