Benarkah Minum Air Dingin Penyebab Dismenore?

Dismenore

Tetap terhidrasi sangat penting bagi kesehatan kita, tetapi ada beberapa perdebatan tentang suhu air terbaik ketika orang meminumnya. Beberapa pendukung percaya bahwa minum air dingin bisa berdampak buruk bagi kesehatan. Mengkonsumsi air yang cukup setiap hari sangat penting untuk mendukung semua fungsi tubuh, termasuk pencernaan dan metabolisme, membuang limbah, menjaga suhu tubuh normal, dan menjaga organ dan jaringan tetap sehat.

Dalam pengobatan Barat, ada sedikit bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa air dingin buruk bagi tubuh atau pencernaan. Minum banyak air dapat membantu tubuh mengeluarkan racun, membantu pencernaan, dan mencegah sembelit.

Sebuah penelitian meneliti efek air minum pada suhu yang berbeda pada enam orang yang mengalami dehidrasi, setelah melakukan olahraga ringan, di ruang yang panas dan lembab. Para peneliti menemukan bahwa mengubah suhu air mempengaruhi respons para peserta dan berapa banyak air yang mereka minum. Suhu air optimal dalam penelitian ini adalah 16 ° C (60,8 ° F), yang merupakan suhu air keran dingin karena peserta minum lebih banyak air dan lebih sedikit berkeringat. Para peneliti menyimpulkan bahwa air minum pada suhu 16 ° C mungkin merupakan suhu terbaik untuk rehidrasi pada atlet yang mengalami dehidrasi.

Para peneliti melaporkan bahwa 7,6 persen partisipan mengalami sakit kepala setelah minum 150 mililiter air dingin melalui sedotan. Mereka juga menemukan bahwa peserta dengan migrain aktif dua kali lebih mungkin untuk mengalami sakit kepala setelah minum air dingin dibandingkan mereka yang tidak pernah mengalami migrain.

Beberapa orang mengklaim bahwa mengkonsumsi minuman dingin dan makanan dapat menyebabkan sakit tenggorokan atau pilek. Namun, tidak ada bukti ilmiah untuk mendukung klaim ini. Mitos air dingin dapat menyebabkan dismenore juga sangat umum di telinga wanita. Walaupun memang dismenore saat haid bisa diredakan dengan heater pads dari ifree.

Laporan lain mendapati bahwa minum minuman yang mengandung es lebih baik daripada air minum pada suhu netral. Namun, mereka juga menyimpulkan bahwa para atlet mencapai performa terbaik ketika mengonsumsi minuman es-es yang juga memiliki aroma mentol.

Beberapa orang mengklaim bahwa minum air dingin dapat membantu menurunkan berat badan. Meskipun beberapa penelitian menunjukkan bahwa minum lebih banyak air dapat membantu tubuh membakar sedikit lebih banyak kalori, tampaknya ada sedikit perbedaan antara minum air dingin dan air bersuhu ruangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *